Showing posts with label pertanyaan. Show all posts
Showing posts with label pertanyaan. Show all posts

11 March 2009

Siapa sih, yang mirip Obama itu?

Pagi ini saya mengawali hari dengan menonton acara gosip di televisi. Nggak malu ya, mengakui kalau saya menikmati tayangan semacam infotainment ini, karena memang dari jam 2 pagi sudah disuguhi bermacam berita di Metro sembari asyik mengetik.
Bukan, bukan acara gosip atau artis anu yang wajahnya sedang beredar akhir-akhir ini. Tapi tentang iklan.
Yak, jadi sepagian ini sudah ada tiga iklan dari tiga produk berbeda yang memasang satu wajah, looks so familiar gitu. Bentuk wajah lonjong berkulit gelap, rambut kriwil, dan beberapa bulan lalu menjadi orang yang paling populer di dunia.
Hm...tau kan, presiden amerika yang baru, Barack Obama?
Tapi, iklan-iklan yang memasang wajah mirip Obama ini kok kayaknya agak maksa ya? Dan biar kelihatan mirip banget, pihak pembuat iklan juga sepertinya mau kerepotan mencari orang yang bersuara mirip Obama. Yang di iklan minyak goreng itu, ada adegan Mas Mirip Obama ini serupa melakukan orasi dengan mengatakan "Change bla bla bla!"
Setelah browsing sana sini, baru ketemu deh, mas mirip Obama ini ternyata bernama Ilham Anas, seorang fotografer di salah satu majalah. Dan katanya, sebelum kebanjiran job di Indonesia, Ilham lebih dulu mendapat tawaran menjadi bintang iklan di Filipina. Dasar ya, dalam hal seperti ini aja tetep ketinggalan, hehe...

01 November 2008

this morning's breakfast? durian :)

Jadi ceritanya, sudah beberapa bulan belakangan ini saya tinggal di rumah kos yang rimbun pisan. Rencananya ih, cuma sementara saja, karena ada hal-hal yang menyebabkan saya kurang merasa nyaman tinggal di sini. Salah satunya ya, karena saking rimbunnya ini, jadi terkesan syerem. Satu lagi, tempat ko saya elalu on time, mengunci gerbang 'ceklek' di jam 9 malam. Duh, jadi berasa anak SMA nggak sih... Ya, ini sebenarnya alasan utama saya pengen buru-buru hengkang dari kos tersebut.
Cuma, awal-awal musim hujan kali ini, baru saya sadar, ternyata ada banyak hal yang lumayan bisa dimanfaatkan di tempat kos saya. Diantaranya...hasil bumi, hehe
Pohon-pohon rimbun yang mengelilingi kamar saya mulai berbunga, dan tak lama kemudian, berbuah tentu saja. Dan sepasang suami-istri muda pemilik kos tampaknya tak terlalu peduli dengan hasil panen kebunnya. Akhirnya, kami, anak-anak kos inilah yang menikmati. Sampai akhirnya bosan sendiri. Banyak banget tuh, setiap pagi nemu mangga jatuh. Nggak cuma satu dua, tapi puluhan secara pohonnya juga beberapa. Dan buah-buah jatuh ini tak ada yang mau mengambil ampai akhirnya membusuk dan menyatu dengan tanah.
Kalau cuma mangga sih, bia ketemu di mana saja, dan harganya juga relatif murah. Tapi yang paling ditunggu-tunggu adalah sebatang pohon durian yang hanya berjarak tiga meter dari pintu kamar saya. Duarian, bagi saya adalah buah kontroversial. Jumlah orang yang suka kira-kira sebanding dengan orang yang tidak menyukainya. Dan buat yang suka, pasti akan sukaaa banget, karena buah ini jarang ada, dan kalaupun ada, harganya lumayan mahal. Sementara itu, yang nggak suka juga bener-bener nggak suka. Jangankan makan, deket-deket aja nggak mau, kan?
Yup, pohon durian di kos saya ini sejak lima hari lalu selalu menjatuhkan buah-buahnya yang mulai matang. Enam atau tujuh buah setiap harinya. Dan bahkan setelah dibagi-bagi ke semua penghuni kos, kok sepertinya nggak habis-habis ya? Belum satu habis dimakan, sudah jatuh yang lainnya lagi. Apalagi secara, kamar saya yang paling deket dengan pohonnya, begitu ada bunyi gedebug, sayalah yang paling dulu sampai TKP. Pilih-pilih yang paling gedhe lalu disembunyiin di kamar, terus yang lainnya, ditaruh di depan kamar, terserah saja mau diambil siapa.
Tapi sesuai dengan prinsip ekonomi, begitu persediaan melimpah, kok kenikmatan memiliki semakin berkurang ya? Perut ini sudah panas rasanya mengkonsumsi durian etiap hari. Nah, ekarang saya mau bertanya sama temen-temen semua, elain dimakan begitu saja, durian bisa dibuat apa sih?

20 May 2008

hari ini...

Today will be a day to remember -- full of romance, intrigue, secrets and drama...for Leo.

Ahahaha...sebagai seorang drama queen - ngaku lho, akhirnya - saya jadi nggak sabar menantikan apakah yang akan terjadi? Apakah insiden kecil dengan dia pagi tadi sudah mencakup semuanya? Wah, padahal dalam hati kecil, saya agak menginginkan mengalami adegan-adegan a la Rebecca Bloomwood. Tapi nggak usah aja deh, saya tak sepintar si Becky Bloomwood (sekarang Brandon) ini dalam hal ngeles.

23 April 2008

ginger cookie

...ada yang tau resepnya? Karena saya telah berjanji pada seseorang yang saaaangat spesial untuk menghidangkan kue ini tujuh tahun lagi.

Kenapa harus kue jahe? Dan kenapa mesti tujuh tahun lagi?

Entahlah, itu adalah hal pertama yang melintas di kepala saya, dan lantas terucap begitu saja. Tapi kita harus menepati janji, bukan?

So, ada yang tau resepnya?